Seminar Pendidikan digelar, tingkatkan kualitas pengajaran di sekolah
Diposkan Oleh : Admin | Tanggal : 14 April 2026 | Kategori : Berita
Bagikan Berita :
Forum Musyawarah Kerja Komite SMA /SMK dan SLB Negeri (FMKKS) Provinsi Riau menggelar seminar pendidikan bersama cerdaskan anak negeri, di Auditorium H Wan Ghalib Dispersip Riau, Kamis (5/2/2025).
Seminar pendidikan tersebut, mengangkat tema “Tumbuh Kembangkan Rasa Aman, Nyaman, Menyenangkan dan Berbudaya Prestasi Peserta Didik di Sekolah”.
Untuk diketahui, seminar ini diikuti oleh 250 kepala sekolah dari 12 kabupaten kota se-Riau. Turut hadir pada kegiatan seminar itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto diwakili Kadisdik Riau Erisman Yahya, Ketua DWP Riau Herawati Abdi, Kabid SMA Disdik Riau Nasrol Akmal dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kadisdik Riau Erisman Yahya menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Riau memandang pendidikan sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah.
“Hal ini tertuang secara jelas dalam RPJMD Provinsi Riau Tahun 2025-2029, di mana misi pertama pembangunan daerah adalah membangun manusia yang sehat dan berkualitas melalui pelayanan pendidikan, kesehatan yang merata dan berkeadilan serta keberpihakan pada disabilitas dan kelompok marginal,” kata Erisman Yahya.
Data dalam RPJMD menunjukkan bahwa pendidikan Riau mengalami kemajuan, namun masih memerlukan penguatan. Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) Provinsi Riau pada tahun 2024 tercatat 9,43 tahun, meningkat dari 9,14 tahun pada tahun 2020. “Kedepannya, RPJMD menargetkan RLS dapat meningkat secara bertahap hingga sekitar 10,55- 10,56 tahun pada tahun 2029, sebagai bagian dari percepatan wajib belajar 13 tahun,” ujarnya.
Lanjut Erisman, sejalan dengan itu, Harapan Lama Sekolah (HLS) pada tahun 2024 berada pada angka 13,42 tahun. Target RPJMD adalah meningkatkan HLS secara konsisten hingga sekitar 13,84-13,93 tahun pada tahun 2029. “Angka ini menunjukkan bahwa peluang anak-anak Riau untuk bersekolah itu semakin besar, namun pemerataan antarwilayah masih harus terus kita dorong agar dapat memberikan pendidikan yang adil dan layak kepada anak bangsa,” ungkap Erisman.