Tanggal: 05 Feb 2020 | Jam: 07:47:31

Ijazah Siswa Ditahan karena Tak Lunasi Administrasi, Kadisdik Minta Jangan Langsung Salahkan Sekolah



Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Rudyanto mengaku telah mendapat laporan ada SMA sederajat di Riau menahan ijazah siswa karena belum melunasi persoalan administrasi.

"Iya saya banyak mendapat laporan soal itu, dan sekolah juga sudah memberitahu saya," kata Rudyanto kepada CAKAPLAH.COM, Selasa (4/2/2020).

Karenanya, Rudy berharap semua pihak tidak serta menyalahkan sekolah karena persoalan ini timbul disebabkan orang tua siswa tidak mau membayar kewajibannya.

"Persoalannya ini timbul karena orang tua tak mau membayar kewajibannya. Setelah dikumpulkan tiga tahun akhirnya banyak. Setelah itu baru mengadu kemana-mana. Coba saja buka-bukaan," katanya.

Rudy menceritakan, dulu memang ada diwajibkan anak-anak mengambil baju yang ditanggung orang tuanya. Namun sudah tiga tahun dan siswa sudah lulus tidak dibayar-bayar.

"Kenapa orang tuanya tak bayar, miskin tidak. Kalau siswa miskin pasti tidak bayar. Jadi tidak bisa kita menyalahkan sekolah, karena sudah saya tegaskan kalau orang miskin tidak ada yang bayar, semua sudah gratis," ujarnya.

Meski begitu, Rudy menyatakan pihaknya menyampaikan ke sekolah untuk menyelesaikan persoalan dengan memanggil orang tua siswa.

"Kalau memang orang tuanya butuh silahkan datang ke sekolah untuk mengambil ijazah anaknya. Silahkan datang ke sekolah, pasti diterima oleh sekolah. Tapi kebanyakan orang tua tak mau datang ke sekolah karena malu. Kadang malah ada yang menyuruh orang lain datang ke sekolah, tentu tidak bisa, kalau ijazah hilang bagaimana," ungkapnya.

"Kalau tak mau bayar siapa yang mau menanggung, apakah mungkin guru? Coba cross check, bagaimana kondisi orang tuanya. Karena dari awal komite sudah mengatakan, kalau siswa miskin tidak bayar. Kalau orang tua mampu, tapi tidak mau bayar kewajibannya, kemudian ribut-ribut, kira-kira benar seperti itu. Jadi kita jangan mendengar informasi sepihak, tapi perlu dicek kebenarannya ke sekolah, biar sama-sama fair," tukasnya.

Sebelumnya Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati menggelar diskusi dengan Fitra Riau, Ombudsman dan LBH Pekanbaru terkait persoalan pendidikan di Riau. Salah satunya penahanan ijazah karena orang tua tidak mampu membayar kewajiban.

Sedikitnya ada 7 pengaduan yang diterima dari beberapa sekolah di Pekanbaru. Mulai dari sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

Berita Lainnya

1 JUTA SISWA BEREBUT PTN

Tanggal: 06 Mar 2018

JAKARTA,TRIBUN Lebih dadri 1,1 Juta siswa bersaing untuk mendapatkan kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN),Termasuk di RIAU,melalui jalur SNMPTN 2018.Pendaftaran penerimaan mahasiswa baru jalur...


Kabut Asap Semakin Parah, Sekolah di Riau Belum Ajukan Izin Liburkan Siswa

Tanggal: 13 Aug 2019

Meski kabut asap menyelimuti Provinsi Riau belakangan ini, namun belum ada sekolah SMA/SMA sederajat di Riau meminta izin meliburkan siswa. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)...


Kadisdik Riau Tegaskan Sekolah Gratis SMA/SMK Dilaksanakan 2020

Tanggal: 02 Jul 2019

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Rudyanto, menegaskan sekolah gratis SMA/SMK yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau baru akan diberlakukan pada tahun depan. Hal ini...


PERPISAHAN SISWA KELAS XII SMA NEGERI 9,SMA NEGERI 12,DAN WISUDA SMK PENERBANGAN PEKANBARU

Tanggal: 20 Apr 2018

Kamis 19 April 2018 Acara ini dilaksanakan di hotel Premier oleh SMA N 12 Pekanbaru,dan di hotel Grand Central oleh SMA N 9 Pekanbaru,dan di hotel Arya Duta oleh SMK Penerbangan Pekanbaru pada...


AGENDA KEPALA DINAS

Copyright ©2019 IT Dinas Pendidikan Provinsi Riau